Sopir Angkutan Umum di Jalur Pantura Keluhkan Sepinya Penumpang
Angkutan umum Elf trayek Cikampek Pamanukan sepi Penumpang.foto AYN/Targetabloid.co.id
Jumat, 24 Oktober 2014 | 15:46

Subang, targetabloid.co.id – Puluhan sopir angkutan penumpang elf trayek Pamanukan Cikampek mengeluhkan sepinya penumpang. Sehingga para sopir sulit memenuhi target setoran. Dampak sepinya para penumpang itu membuat sejumlah sopir elf tak mampu membayar upah kenek. Kini mobil angkutan Elf Pamanukan Cikampek itu banyak yang disopiri sendiri tanpa kehadiran seorang kenek yang biasa membantu sopir menarik ongkos di perjalanan.

Anwar salah seorang Sopir Elf Pamanukan Cikampek kepada targetabloid Jumat pagi (24/10/2014) mengatakan, "Sepinya penumpang Elf Pamanukan Cikampek sebenarnya sudah berlangsung lama, namun kami sebagai sopir tetap memilih bertahan karena tak ada kerjaan lain.”

"Saat ini angkutan Elf Pamanukan Cikampek hanya dikendarai sendiri oleh sopir dan tidak memakai kernek lagi karena kami tak sanggup membayar kenek di tengah sepinya penumpang,” ujar Anwar.

"Jumlah penumpang yang memanfaatkan jasa angkutan tidak lebih dari 3 orang, khususnya di hari-hari biasa," ungkapnya

Ramainya penumpang hanya terjadi di pagi dan siang hari saat anak-anak sekolah berangkat dan pulang sekolah, "hanya anak sekolah SMP/SMA/SMK penumpang tetap kami walaupun hanya ongkos Rp 1.000 persiswa namun itu sangat berarti bagi kami sang sopir,” katanya.

"Sudah beberapa bulan ini trayek Pamanukan Cikampek terpaksa hanya melayani sampai pasar Sukamandi karena sepinya penumpang,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wawan sopir Elf  trayek Pabuaran Cikampek, "setiap hari kami para sopir angkutan umum Elf di jalur pantura Subang baik di Pamanukan, Ciasem Sukamandi dan Pabuaran harus mengetem berjam-jam menunggu penumpang namun hanya satu dua tiga orang saja penumpang yang ada,” ungkapnya.

“Sepinya penumpang angkutan umum dikarenakan banyaknya warga saat ini beralih menggunakan kendaraan pribadi seperti motor untuk beraktivitas seperti berbelanja ke pasar. Dengan semakin sepinya penumpang angkutan umum, saat ini kebanyakan sopir angkutan lebih membidik calon penumpang dari kalangan pelajar atau anak-anak sekolah,” katanya.

Hasil pantauan targetabloid, sepinya penumpang angkutan umum hampir merata terjadi di tempat-tempat mengetemnya angkutan umum di wilayah pantura seperti di bawah fly over Pamanukan, Pasar Ciasem, Sukamandi, Pabuaran, Pusakajaya dan angkutan umum elf trayek Pamanukan Subang. (Red/AYN)


Komentar




ARTIKEL LAINNYA
2018-06-03 17:24:18
ORASKI Kecam GRAB Lakukan Order Diskriminatif Terhadap Mitranya
Jakarta, targetabloid.co.id - Angkutan online berbasis informasi dan teknologi yang seharusnya melakukan order angkutan penumpang sesuai dengan pilihan acak aplikasi ternyata tidak berlaku lagi, pasal....
2018-04-25 23:44:19
Akankah Pemerintah Akui Ojeg Online Sebagai Transportasi Umum
Jakarta, targetabloid.co.id - Keberadaan Ojek Online sudah terlanjur jadi alat transportasi yang penting dan solusi untuk menembus kemacetan serta mencapai kecepatan perjalanan. Kita tidak bisa menola....
2017-11-10 23:56:02
Gabir Aplikasi Transportasi Online Merambah Palembang Setelah Jakarta
Palembang, targetabloid.co.id - PT.Gabir Indonesia Raya salah satu perusahaan penyedia aplikasi angkutan online mengembangkan sayapnya ke kota pem-pek Palembang. Perusahaan penyedia transportasi berba....
2016-04-21 21:09:09
Operasi Tinombala Terhambat Oleh Banjir dan Longsor
POSO, targetabloid.co.id - Hujan deras mengguyur wilayah Lembah Napu di Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Peore dan Lore Tengah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/4) malam, mengakibatk....
2016-03-05 23:51:09
Presiden Jokowi Sebelum Lewat Lancar, Macet Sesudahnya
Bogor, targetabloid.co.id - Sepertinya masyarakat Bogor patut bangga selama ini kota Bogor yang terkenal akan macetnya, ternyata Presiden Joko Widodo memilih untuk tinggal di Istana Bogor, mungkin ala....