Dianggap Bertuah Warga Karawang Buru Biji Pohon Gebang di Makam Keramat
Warga Karawang mencari biji gebang. Foto SMW/Targetabloid.co.id
Rabu, 14 Januari 2015 | 14:31

Karawang, targetabloid.co.id - Dianggap mengandung tuah warga Karawang buru biji pohon gebang di pemakaman keramat di Desa Manggung Jaya Karawang Jawa Barat, pohon gebang yang tumbuh di area pemakamam Bupati pertama Karawang Singa perbangsa di cari oleh warga dari Pulo kelapa, Lamaran dan Subang.

Pohon gebang adalah sejenis Palm yang tingginya mencapai 20 meter ini biasa hidup di dataran rendah. Warga mencari biji pohon gebang yang bulat untuk digunakan sebagai kalung, gelang bahkan dibuat untuk tasbih sebagai sarana untuk berdzikir karena mengandung tuah dan dianggap berkaromah.

Pohon gebang yang tumbuh di area pemakaman bupati Karawang terletak di sisi Barat pada bulan Mulud atau Januari telah berbiji, pohon gebang hanya sekali saja berbiji di akhir hidupnya, setelah bijinya keluar pohon gebang akan mati dan tumbang, warga percaya bahwa biji gebang berwarna putih yang sering dijadikan tasbih oleh para wali saat menyiarkan ajaran islam di pulau jawa mengandung karomah dan kekuatan.

"Sudah dua bulan lalu pohon gebang berbiji dan bijinya berjatuhan warga beramai-ramai mencarinya, butuh puluhan tahun untuk menunggu pohon gebang ini berbiji biji pohon gebang dianggap bertuah setelah berbiji pohon gebang akan mati dan roboh karena tua," ujar Irwan Warga yang bermukim di dekat pemakaman Rabu. (14/01/2015).

Walau pun banyak yang menjual biji gebang untuk dijadikan souvenir namun warga lebih memilih mencari sendiri di pemakaman keramat, harga biji pohon gebang yang sudah dirangkai di pasaran mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu, untuk menghindari biji gebang yang imitasi warga lebih memilih mencarinya sendiri seperti diutarakan oleh Nurjai warga Subang.

"Pohon ini sulit jika sengaja ditanam, tumbuh sendiri oleh burung yang membawa biji gebang. Dulu ada pohon gebang yang tumbuh miring hingga kini masyarakat menamakan Desa dimana pohon gebang tumbuh miring itu Desa gebang malang, sebenarnya di tempat ziarah banyak yang menjual biji pohon gebang yang sudah menjadi tasbih tapi saya lebih suka mencari sendiri biji gebang untuk dijadikan tasbih," ucap Nurjai pencari biji pohon gebang.

"Selain biji bagian pohon gebang juga dapat berguna untuk obat, konon zaman para wali biji gebang dijadikan tasbih untuk berdzikir, di pemakanam bupati Singa perbangsa hanya ada satu pohon gebang itu juga sudah mati karena sudah mengeluarkan biji yang dianggap berkaromah dan bertuah," kata juru kunci makam Adipati Singa perbangsa. (Red/SMW)


Komentar




ARTIKEL LAINNYA
2018-06-03 17:24:18
ORASKI Kecam GRAB Lakukan Order Diskriminatif Terhadap Mitranya
Jakarta, targetabloid.co.id - Angkutan online berbasis informasi dan teknologi yang seharusnya melakukan order angkutan penumpang sesuai dengan pilihan acak aplikasi ternyata tidak berlaku lagi, pasal....
2018-04-25 23:44:19
Akankah Pemerintah Akui Ojeg Online Sebagai Transportasi Umum
Jakarta, targetabloid.co.id - Keberadaan Ojek Online sudah terlanjur jadi alat transportasi yang penting dan solusi untuk menembus kemacetan serta mencapai kecepatan perjalanan. Kita tidak bisa menola....
2017-11-10 23:56:02
Gabir Aplikasi Transportasi Online Merambah Palembang Setelah Jakarta
Palembang, targetabloid.co.id - PT.Gabir Indonesia Raya salah satu perusahaan penyedia aplikasi angkutan online mengembangkan sayapnya ke kota pem-pek Palembang. Perusahaan penyedia transportasi berba....
2016-04-21 21:09:09
Operasi Tinombala Terhambat Oleh Banjir dan Longsor
POSO, targetabloid.co.id - Hujan deras mengguyur wilayah Lembah Napu di Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Peore dan Lore Tengah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/4) malam, mengakibatk....
2016-03-05 23:51:09
Presiden Jokowi Sebelum Lewat Lancar, Macet Sesudahnya
Bogor, targetabloid.co.id - Sepertinya masyarakat Bogor patut bangga selama ini kota Bogor yang terkenal akan macetnya, ternyata Presiden Joko Widodo memilih untuk tinggal di Istana Bogor, mungkin ala....